Latest News

CARA MENAIKAN KADAR OKTAN BENSIN


Ada cara untuk menaikan angka oktan bahan bakar, diantaranya :

1. BBM DICAMPUR ETANOL


cara mudah untuk membuat Premium setara Pertamax. Cukup dicampur etanol. Sudah sering dengar etanol kan? sejenis cairan etil-alkohol. “Kandungan alkoholnya mencapai 99,9%.
 Etanol mudah dibuat. Rumus kimianya C2H6O. Proses pembuatannya sama eperti bikin tape atau peyeumyang jugabisa menghasilkan alkohol. Gampang kan? Etanol untuk bahan bakar biasanya dari tebu (molase) atau singkong.

Premium yang memiliki angka oktan 88 cukup dicampur etanol yang punya angka oktan 118. Dengan perbandingan 10% dan 90%. Dengan begitu, angka oktan menjadi (10% x 118) + (90% x 88) = 91. Angka itu mendekati Pertamax Plus yang memiliki oktan 95“Untuk motor harian cukup campurkan 10% etanol dengan BBM Jadi, jika 3 liter Premium harus dicampur dengan 300 ml etanol.

dicampur Pertamax untuk menggantikan Bensol atau Avgas yang memiliki nilai oktan 99,5
Untuk motor keluaran di bawah tahun 2000 mesti lebih hati-hati. Biasanya motor itu dirancang tidak untuk diisi bensin tanpa timbal. dikhawatirkan dudukan klep jadi cepat rusak. dan juga Karena etanol memiliki sifat melarutkan karet, sehingga bisa mengancam kekuatan sil klep.

2. BBM DICAMPUR KAPUR BARUS


melarutkan kapur barus ke dalam bensin tersebut. Kapur barus yang dimasukkan kedalam bensin tidak perlu ditumbuk halus, sebab jika ditumbuk halus, butiran-butiran kapur barus tersebut akan mengotori karburator dan menyebabkan kemacetan mesin.

Angka oktan bensin akan naik sekitar 10% setelah dicampur kapur barus. Kapur barus yang biasanya digunakan sebagai pengharum pakaian dan pengusir serangga mengandung napthalenasalah satu unsur kimia yang dapat menambah angka oktan bensiN.

 Angka oktan adalah angka yang menunjukkan kemampuan bahan bakar bertahan terhadap detonasi, yakni letupan-letupan pada mesin yang tidak teratur yang bukan disebabkan oleh proses pembakaran normal.

2 Responses to "CARA MENAIKAN KADAR OKTAN BENSIN"

  1. wah lebih bahaya kalo gak di tumbuk gan.. bisa ketelan besar2 tuh nanti kapur barus yang sudah agak larut..

    kalo mau lebih aman. tumbuk kapur barus dan di campur di derigen... dan pas di masukin ke tangki menggunakan Kain / saringan yang rapat... biarin nuang nya agak lama yang penting kesaring. :p

    BalasHapus

Tuliskan Komentar Anda